Produk Hasil Daur Ulang Limbah

 

Nama Produk    : Kayu Bekas

Bahan Baku     : Log (Kayu Gelondongan)

 

Teknik ukir

Teknik bubut

Teknik potong sambung

Teknik bor

 

1.       Pemotongan kayu

2.       Pengeringan kayu

3.       Pembentukan kayu sesuai bentuk furniture

4.       Penyerutan kayu

5.       Pengamplasan kayu

6.       Perakitan Furniture

7.       Finishing

8.       Pengeriman Furniture


Pengembangan Desain

    Pengembangan desain dari limbah untuk membuat produk hiasan diawali dengan riset dengan tujuan mencari data tentang potensi limbah yang akan digunakan untuk bahan baku.

 

1.       Studi Pasar Sasaran untuk Ide Pengembangan Produk

2.       Eksporasi Material untuk Ide Pengembangan Produk

3.       Proses Merespon Lingkungan

 

Perancangan Proses Produksi dan K3

    Proses produksi suatu produk berbeda-beda bergantung dari bahan baku dan desain produknya. 

Tahapan pada proses produksi secara umum terdiri dari pembahanan, pembentukan,  perakitan dan finishing. 

Bahan baku yang pilih dan desain akhir, menentukan proses apa saja yangdilakukan pada tahap pembahanan.

 

Penghitungan Biaya Produksi

    Biaya produksi adalah biaya yang dikeluarkan untuk bahan baku, tenaga kerja dan biaya lain yang disebut overhead. Biaya yang termasuk ke dalam overhead adalah biaya listrik, bahan bakar minyak, dan biaya-biaya lain yang dikeluarkan untuk mendukung proses produksi. 


 

No

Unsur Biaya

Elemen

Jumlah Biaya

Total

1.

Biaya bahan baku

Log (batang)

Rp 81.00.000

 

Rp 81.000.000

 

Total Biaya bahan baku

 

Rp  81.000.000

2.

Biaya Bahan Penolong

Biaya Kapur

Rp        34.613

 

 

 

Biaya tali miliar

Rp      195.676

 

Total Biaya Bahan Penolong

 

Rp        230.289

3.

Biaya Tenaga Kerja

Tenaga kerja langsung

Rp 11.952.000

 

 

 

Tenaga Kerja tidak langsung

Rp   3.932.250

 

Total Biaya Tenaga Kerja

 

Rp   15.884.250

4.

Biaya Overhead pabrik

Biaya penyusutan

Rp      503.420

 

 

 

Biaya bahan bakar

Rp  3.692.000

 

 

 

Biaya Listrik

Rp      138.450

 

 

 

Biaya

Pembelian oli

Rp      334.588

 

 

 

 

Biaya sewa tanah dan bangunan

Rp      192.446

 

Total Biaya Overhead  Pabrik

 

Rp     4.860.904

Total Biaya Produksi

 

Rp 101.975.443

 

 Proses Pengamasan

    Produk kerajinan banyak menggunakan kemasan plastik jenis akrilik. Akrilik (Acrylic) tidak mudah pecah, bahan ringan dan juga mudah untuk dipotong, dikikir, dibor, dihaluskan, dikilapkan dan dicat.

  Proses Promosi

    Dengan mengetahui target pasar secara jelas dan detil maka anda dapat membuat anggaran promosi yang efektif.


    Rencana usaha yang akan disusun oleh seorang wirausahawan haruslah memuat pokok-pokok pikiran perencanaan yang mencakup: 

1.       Nama perusahaan

2.       Lokasi

3.       Komoditi yang akan diusahakan

4.       Konsumen

5.       Modal

6.       Promosi

            7.       Partner 


    Perencanaan adalah proses menentukan bagaimana organisasi dapat mencapai tujuannya, dimana ditujukan pada tindakan yang tepat melalui melalui proses analisa,

    evaluasi, seleksi diantara kesempatan-kesempatan yang diprediksi terlebih dahulu.
 Tujuan Perencanaan adalah membentuk usaha yang terkoordinasi dalam organisasi.

Perencanaan Organisasional mempunyai dua tujuan :
 
 
Tujuan Perlindungan (Protective) : meminimisasikan resiko dengan mengurangiketidakpastian di sekitar kondisi bisnis dan menjelaskan konsekuensi tindakanmanajerial yang berhubungan
 
Tujuan Kesepakatan (Affirmative) : meningkatkan tingkat keberhasilan organisasional

Koontz O’Donnel menyatakan maksud perencanaan adalah :
 “untuk melancarkan pencapaian usaha dan tujuan”

 

Komentar